Skip to main content

Cermat Berbisnis Untuk Menghasilkan Return Tinggi

Jika Anda ingin menjadi seorang pebisnis atau investor, maka Anda perlu bersikap cermat. Sebab, kecermatan Anda dalam berbisnis bisa mendatangkan keuntungan yang optimal sekaligus mencegah kerugian lebih dalam. Agar bisa cermat dalam berbisnis Anda tentu tidak bisa melakukannya begitu saja. Sebab, dibutuhkan jam terbang yang tinggi agar bisa menjadi seorang pebisnis atau investor yang cermat. Tapi, jangan khawatir, Anda bisa menjadi seorang pebisnis atau investor yang cermat dalam menjalani investasi dengan cara sebagai berikut :

Cara Cermat Berbisnis

Tidak Tergoda dengan return yang terlalu tinggi
Agar dapat menjadi seorang pebisnis atau investor yang cermat, Anda perlu bijak dalam menghadapi pelbagai tawaran peluang bisnis investasi yang ada didepan Anda. Sebab, seringkali banyak investor yang mudah tergoda saat ditawari investasi dengan return yang tinggi. Padahal, dibalik return tinggi tersebut, terdapat pula risiko tinggi yang harus dihadapi. Sebagai investor yang cermat, Anda perlu bersikap skeptis dan waspada ketika ditawari investasi dengan return yang terlalu tinggi. Sehingga, Anda bisa mencegah kerugian lebih dalam ketika harus terdampak risiko investasi tersebut.

Memperhatikan legalitas investasi
Saat ditawari peluang bisnis dan investasi, Anda juga perlu memperhatikan legalitas yang dimiliki platform investasi tersebut. Legalitas sangatlah penting karena sangat berkaitan dengan keamanan skema investasi yang Anda jalani. Pilihlah skema investasi yang legal dan diawasi oleh otoritas terkait. Memilih skema investasi yang legal dapat melindungi uang yang Anda investasikan sekaligus memastikan platform investasi yang Anda gunakan benar-benar aman dan valid.

Mendengarkan masukan investor lain
Untuk memastikan investasi yang ditawarakan kepada Anda benar-benar menghasilkan keuntungan, Anda perlu mendengarkan masukan dari investor lainnya. Masukan dari investor yang lebih senior sangatlah berguna untuk memastikan keamanan suatu platform investasi. Selain itu, masukan dari investor senior juga dapat mendorong Anda agar bisa menjadi seorang investor yang lebih cermat dan teliti dalam memilih skema investasi. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berguru dengan investor lain agar dapat menghasilkan return yang optimal.

Comments

Popular posts from this blog

Manfaat Mengkonsumsi Buah Kismis yang Mungkin Belum Diketahui

Beberapa aneka buah sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kue. Selain bisa memberikan cita rasa yang berbeda dan khas, juga bertujuan untuk mempercantik tampilan dari kue itu sendiri. Salah satu buah yang sering digunakan dalam pembuatan kue adalah buah kismis. Pastinya buah yang satu ini sudah tidak asing lagi di masyarakat karena cukup sering digunakan pada berbagai olahan kue, baik sebagai tambahan bahan baku ataupun topping, serta sebagai camilan. Apalagi harga kismis masih sangat terjangkau sehingga buah yang satu ini cukup ekonomis jika digunakan dalam pembuatan olahan makanan.


Kismis cukup mudah ditemukan di beberapa toko kue, pusat oleh-oleh, pasar, supermarket, hingga toko online. Harga kismis bisa sangat bervariasi tergantung dari jenisnya. Karena yang beredar di pasaran saat ini ada beberapa jenis kismis, seperti kismis Arab, kismis Sun Maid, kismis hitam, kismis kuning, dan kismis kering. Jika Anda menyukai buah kismis sebagai camilan, maka pelihara kebia…

Tak Sarapan Berisiko Tinggi Kena Penyakit Jantung

Banyak pakar kesehatan sudah mengingatkan pentingnya rutin sarapan. Yang terbaru peneliti menemukan kaitan sarapan dengan penyakit jantung.

Ritual makan di pagi hari sering diabaikan banyak orang, padahal kebiasaan ini penting untuk mendapat pasokan energi yang cukup hingga mencegah seseorang makan berlebih nantinya. Peneliti pun terus melakukan berbagai studi untuk mengungkap manfaat sarapan.

Studi terbaru dalam Journal of the American College of Cardiology mengungkap mereka yang tidak sarapan berisiko lebih tinggi alami penyakit jantung terutama stroke yang picu kematian. Studi ini mempelajari berbagai kriteria partisipan penelitian seperti umur, jenis kelamin, ras, status sosial ekonomi, gaya hidup, dan beberapa hal lainnya.

Risiko kematian seseorang akibat penyakit jantung karena tak sarapan bahkan mencapai 87% dibanding mereka yang rutin sarapan. "Sarapan secara tradisional diyakini sebagai makanan terpenting harian, tetapi tidak ada banyak data yang tersedia untuk mengatakan…